Sebelum membaca pekernalkan nama saya rizal agus atmaji mahasiswa baru program studi sistem informasi fakultas ilmu komputer universitas brawijaya malang. Selamat membaca cerita tentang mencintai diri sendiri karangan saya J

Seberapa pentingkah kita harus mengerti, memahami tentang hidup saya sendiri? Pertanyaan tersebut pasti pernah terpikirkan. Pentingnya memahami sebatas mana diri anda adalah salah satu bagian penting untuk melangkah menuju masa depan yang sesuai anda pilih. Ketika kita sudah mengetahui tentang apa yang ada pada diri sendiri maka akan mudah sekali mencapai kata keberhasilan. Jika tidak bisa saja mencapai keberhasilan walaupun sulit untuk mencapainya. Pilihan terakhir adalah gagal tidak bisa meraih keberhasilan.

Ada berbagai cara untuk memahami tentang diri kita sendiri :

1.       Mengetahui kelebihan dan kekurangan

Kelebihan dan kekurangan diri kita seringkali diibaratkan sebagai dua sisi mata pisau yang sama. Misalnya, dalam bekerja kita sangat mengutamakan detail sehingga sifat teliti menjadi kelebihan kita. Tapi ketelitian ini bisa jadi kekurangan juga jika kita terlalu terjebak dalam detail hingga akhirnya melihat semua harus sempurna. Untuk kasus ini sebenarnya tidak terlalu berpengaruh, asalkan kita tahu bagaimana mengontrol kekurangan menjadi kekuatan kita.

 

2.       Jadilah diri sendiri, orang lain hanya menjadi panutan dan penyemangat

Percaya bahwa tiada manusia yang terlahir sempurna itulah yang seharusnya dijadikan pijakan. Dirimu sendiri yang sekarang itu belum sempurna. Sehingga diperlukan adopsi-adopsi diri yang lain untuk dipadukan menjadi bagian diri sendiri. itu pun dengan syarat jika yang kamu adopsi masih berada dalam koridor kebaikan dan bisa membuat dirimu semakin mendekati sempurna.

 

3.       Meminta kemudahan untuk mencapai yang diinginkan dengan doa

Doa menjadi kekuatan setiap insan dalam meraih cita-cita yang diinginkan. Sudah menjadi hal yang lazim bagi manusia memiliki banyak keinginan. Ingin memiliki harta yang banyak, ingin memiliki karier yang cemerlang, hingga menginginkan jodoh yang rupawan. Dalam upaya seorang manusia meraih apa yang dicita-citakan, tak jarang mereka menyelipkan doa di setiap usahanya.

 

4.       Berusaha

Jika seseorang hanya berdoa, tetapi belum berusaha, ia berarti tidak sepenuhnya hendak mengubah nasib. Sebaliknya, usaha tanpa doa berarti melupakan hakikat bahwa manusia tidak berkuasa atas apa pun, kecuali atas izin Tuhan.

 

5.       Mencoba hal-hal baru

Hal baru bukanlah hal yang perlu ditakutkan. Hal baru adalah tantangan baru yang harus ditaklukkan. Dengan mencoba hal yang baru kita dapat mengetahui kemampuan, bakat, minat, dan potensi kita dalam hal tersebut. Semakin sering dan semakin berani kita mencoba hal baru maka semakin giat kita menggali potensi yang kita miliki. Hal ini akan menambah keberanian dan wawasan yang kita miliki. Orang yang berani melakukan hal-hal baru cenderung lebih inspiratif, kreatif dan tak pantang menyerah. Secara sadar atau tidak, selalu mencoba hal-hal baru kita akan mendapatkan manfaatnya. Berikut ini beberapa manfaat yang dapat dicapai dengan berani mencoba hal baru dalam hidup.

 

Jadi menyayangi diri sendiri adalah hal mendasar dalam kehidupan, namun sebagian dari kita mungkin lupa untuk melakukannya. Dengan menyayangi diri, kita mampu menghibur diri saat terjadi kegagalan atau menyadari ada kekurangan dalam diri. Kita bisa melihat diri sendiri secara utuh dan jelas. Kita juga menjadi lebih baik dalam menerima kenyataan bahwa ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan penampilan  yang selama ini kita bangun untuk orang lain.

 

Comments